Pamekasan, (27/08/) seperti tahun sebelumnya, setiap tahun ajaran baru Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Pondok Pesantren Banyauanyar mengadakan silaturahmi guru & dosen untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari tinggkat PAUD hingga sekolah tinggi. Ada sebelas tingkatan, yaitu, PAUD, RA, MI, MADIN, MTs, SMP Tahfiz, MA, SMA Tahfiz, SMA Al-Istbatiyah, SMK dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Banyuanyar.
Dalam acara silaturahmi tersebut merupakan acara yang di dalamnya diisi dengan rapat dan evalusi belajar tahunan dalam mewujudkan visi misi madrasah yang berlandaskan pada kepesantrenan, utamanya ke-Banyuanyar-an. Sebab itulah dalam rapat kali ini Wakil Ketua Umum Pengurus Bidang Madrasiyah mengangkat tema, “Membangun Lingkungan Sosial Akademik Berbasis Pesantren Sebagai Tanggung Jawab Moral Pendidik dan Tenaga Kependidikan”.
Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag. menjelaskan bahwa maksud dari tema tersebut adalah membangun pendidikan berbasis pesantren yang sesuai dengan visi misi pondok pesantren Banyauanyar yang tertera pada motto pesantren.
“Oleh karena penting sekali kita membangun kecerdasan dengan lingkungan sosial akademik berbasis pesantren yang didasari oleh visi pesantren yang diambil dari motto pesantren, yaitu, Tada’ kaboenga’an angÄ•ng Ä•lmo sÄ• mampaat sareng tako’ da’ Allataala karana gapanÄ•ka sÄ• daddi kaontongan ban kamoldja’an doennja aherat.” Jelas Wa.Ka Pengurus Bidang Madrasiyah tersebut.
Beliau turut menjelaskan bahwa prinsip yang berlandaskan motto pesantren tersebut sudah diterapkan pada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Banyaunyar yang selama ini fokus untuk menjadikan kampus berbasis IT, itu berbasis pada Ilmu dan Taqwa. Dua prinsip itulah yang menjadi dasar dalam mengelola pendidikan di pondok pesantren Banyaunyar.
Acara silaturahmi diletakkan di madrasah masjid pondok pesantren Banyuanyar yang dihadiri oleh pengasuh, pengurus pondok pesantren, guru, dosen, tenaga kependidikan dan pihak akademika perguruan tinggi pondok pesantren Banyuanyar.