PAMEKASAN - Tim Sepak Bola Pondok Pesantren Banyuanyar kembali menorehkan hasil positif pada lanjutan Liga Santri Nusantara (LSN) 2018. Kemenangan kali ini diraih pada pertandingan 16 besar yang digelar Rabu (29/8/2018) dari PP. An-Nur Gili Genting Sumenep dengan skor tipis 1-0, melalui drama adu penalti.
Pada pertandingan di Stadion R. Soenato tersebut, Banyuanyar sempat tertinggal 0-1 di babak pertama. Namun pada pertengahan babak kedua berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol dicetak melalui titik putih setelah pemain Banyuanyar, Syahrul Faky, dilanggar pemain An-Nur di area terlarang. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh Fajar Yasin yang berhasil mengeksekusinya dengan baik.
Sekor imbang tersebut bertahan hingga peluit panjang tanda akhir pertandingan dibunyikan. Dan pertandingan langsung dilanjutkan dengan adu penalti.
Adu penalti berlangsung dramatis. Beberapa tendangan dari An-Nur berhasil dihalau dengan baik oleh Kiper Banyuanyar, Rudi. Begitu pun dari para penendangan penalti Banyuanyar.
Sampai akhirnya penendang keempat dari Banyuanyar, Edy Irawan berhasil merobek jala gawang tim An-Anur. Dan tim Banyuanyar kemudian memastikan kemenangan setelah penendang kelima dari An-Nur gagal menunaikan tugasnya.
Dengan kemenangan ini, PP Banyuanyar memastikan tiket di babak 8 besar LSN 2018 Rayon Madura.
Pelatih Tim, Zainuddin, mengapresiasi hasil positif dari anak asuhnya itu. Dia menyatakan kemenangan tersebut diraih berkat kerja keras dan kerja sama tim yang baik. "Berkat kerja keras dan kerja sama tim yang baik,"tuturnya kepada banyuanyar.net.
Dia juga menuturkan bahwa kemenangan juga tidak lepas dari doa dan dukungan dari suporter yang hadir. Oleh itu dia menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mereka.
Seperti diketahui, Tim Banyuanyar didukung oleh banyak suporter yang hadir. Mereka terdiri dari FKSMB dan Peradaban berbagai daerah.
Sesekali mereka meneriakkan yel-yel dukungan untuk membangkitkan semangat saat Tim Banyuanuar yang sedang bertanding.
(Asd)