BANYUANYAR - Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Darul Ulum Banyuanyar melalui Pengurus Bidang Madrasiyah menggelar acara Pelepasan Guru Bantu periode 2025/2026 pada Rabu, 23 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian dan pembinaan calon pendidik di lingkungan lembaga serta beberapa lembaga mitra.
Guru bantu yang dilepas pada acara ini akan diperbantukan di beberapa lembaga pendidikan, baik internal maupun eksternal. Untuk lembaga internal, penempatan dilakukan di RA dan MDTA Darul Ulum Banyuanyar. Sedangkan lembaga mitra meliputi MDTA Al-Mujtama' Plakpak, RA Nurul Jadid Pelengaan, dan TPQ Darul Hikmah Larangan Badung Pamekasan.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus LPI Darul Ulum Banyuanyar, Drs. KH. Moh. Khalil Asy’ari, Wakil Ketua Umum Pengurus Bidang Madrasiyah, Prof. Dr. H. Zainuddin Syarif, M.Ag, serta beberapa staf Bidang Madrasiyah dan seluruh penanggung jawab guru bantu.
Dalam sambutannya, KH. Moh. Khalil Asy’ari menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan bagian dari proses belajar, bukan karena guru bantu telah memiliki pengalaman lebih.
"Kami menugaskan mereka agar bisa belajar, karena diperbantukan ini bukan karena punya pengalaman lebih, tetapi masih tahap belajar,” ujarnya.
Beliau juga berharap para penanggung jawab lembaga dapat terus memberikan bimbingan dan arahan kepada guru bantu selama masa pengabdian. Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaan para penanggung jawab dalam mendampingi guru bantu.
Dengan adanya program ini, lebih lanjut beliau menyampaikan berharap akan lahir generasi pendidik yang memiliki dedikasi tinggi dan siap berkontribusi di tengah masyarakat, terutama di lingkungan pesantren dan madrasah.